LINTERA JELINER merupakan inovasi pemanfaatan limbah minyak jelantah yang dihasilkan dari aktivitas pengolahan makanan di lingkungan sekolah menjadi produk bernilai guna berupa lilin aromaterapi. Nama LINTERA JELINER merupakan akronim dari Lilin Aromaterapi Jelantah Kuliner. Inovasi ini dikembangkan sebagai upaya mengurangi pembuangan minyak jelantah secara langsung ke lingkungan sekaligus mengubah limbah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan edukatif.
Pelaksanaan inovasi melibatkan peserta didik dalam proses pengumpulan jelantah, penyaringan dan pemurnian bahan, formulasi lilin, pencetakan, pemberian aroma, pengemasan, hingga pengembangan nilai jual produk.
Sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan inovasi, Buku Panduan LINTERA JELINER disusun sebagai pedoman bagi guru, peserta didik, tim produksi, maupun pihak lain yang ingin mempelajari dan mengembangkan inovasi ini. Buku panduan tersebut memuat tahapan pembuatan LINTERA JELINER secara sistematis, mulai dari persiapan bahan dan alat, proses penyaringan dan pemurnian minyak jelantah, formulasi lilin aromaterapi, pencetakan, pemberian aroma, pengujian, finishing, pengemasan, hingga pengendalian mutu produk.
Melalui panduan ini, diharapkan proses pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna dapat dilakukan secara lebih terarah, konsisten, dan mudah dikembangkan.
Buku Panduan LINTERA JELINER dapat diunduh melalui klil tautan berikut: Unduh Buku Panduan LINTERA JELINER
LINTERA JELINER: dari limbah menjadi karya, dari kepedulian menjadi inovasi, dan dari inovasi menjadi nilai yang berdampak bagi lingkungan dan pendidikan. 🌱🕯️♻️


